Mati...Sapa Takut??


"Panjang umurnya, panjang umurnya..." itulah salah satu lirik yang sering didengar saat menyanyikan lagu ulang tahun. Who Wants To Live Forever? ya siapa yang ingin hidup selamanya? Setiap yang bernyawa pasti akan menemui ajalnya.... apa gunanya hidup panjang umur jika harus lemah menderita tergolek tak berdaya...apa gunanya usia panjang jika tak berguna untuk sesama...apa enaknya hidup lama di dunia ini apabila kita tidak tau caranya 'menikmati' dunia???

Tapi akan mengerikan juga jika harus mati secepatnya, apalagi setiap manusia tiada daya upaya untuk mencegahnya. Tidak seperti penyakit yang paling ganas sekalipun seperti AIDS dan Kanker, manusia setidaknya dapat berusaha menunda penyebaran virus dan mutasi gen tersebut. Namun kematian??? Wujud fisik dari kematian itu sendiri, tiada manusia yang mengetahui. Bagaimana mau menunda apalagi mencegahnya selain meyiapkan diri untuk menyambutnya?

Manusia selalu takut kepada hal yang tidak diketahuinya, seperti halnya kematian. Wajar dan normal banget bila setiap manusia berpikir atau merasa seperti itu. Sejak dulu mati adalah misteri dari hidup yang tidak pernah diketahui. Dan semakin menjadi misteri karena tidak pernah ada yang dapat 100% meramalkan atau memperkirakan dengan tepat datangnya ajal menjemput.

Orang beragama menganggap setelah kematian akan menghadapi suatu kehidupan baru, sebagian orang mungkin juga menganggap setelah kematian ya sudah habis perkara tidak ada lagi kehidupan yang lain...Diriku merupakan seorang yang beragama namun tidak religius. Bahkan bisa dibilang masih sangat kurang diriku ini menunaikan ibadah sholat maupun membaca quran. Mungkin satu-satunya ibadah yang paling sering diriku lakukan adalah selalu semaksimal mungkin bersedekah dan menjaga silaturahmi. Namun, itu kan bukan yang wajib ya?? Jadi apakah sudah cukup bekal diriku ini seandainya maut datang menjemputku sekarang? Sebaliknya, apakah juga sudah cukup bekal seseorang yang terbilang tak pernah lepas sholat apabila maut mengambilnya?? Tak ada satupun yang benar-benar mengetahui mana yang benar, kecuali orang yang pernah merasakannya, dan tentunya orang yang telah merasakannya tak akan sempat menceritakan pengalamannya kepada kita! Dan akhirnya kematian akan tetap menjadi misteri bagi setiap manusia, (mungkin) selamanya!.

However, for me religion is a way of feeling comfortable with death.

I am not religious, I am spiritual and I take comfort that there is an afterlife for me.
For those who are set in the scientific frame of mind, that must still be lead to question... because if we can exist in a solid form, why cant we exist in many other different forms.

Kematian tidak selamnya membuat seseorang menjadi "benar-benar mati", justru kematian dapat membuat seorang tetap "hidup".Muhammad SAW, Yesus dan Musa tetap hidup sebagai contoh manusia Saleh yang pernah hidup dimuka bumi bagi kebanyakan pengikutnya. Mussolini, Hitler, Stalin namanya tetap hidup sebagai contoh pemimpin lalim yang pernah hidup bagi kebanyakan orang, dan mungkin juga sekaligus sebagai pahlawan bagi pengikutnya. Nama Jimi Hendrix, Bob Marley, John Lennon, atau Curt Cobain masih akan tetap hidup di benak penggemarnya. Curt Cobain lebih terkenal setelah dia mati, kini seolah-olah dia menjadi legenda dimata penggemarnya, kematian kontroversialnya telah membuatnya menjadi (mungkin lebih) populer ketimbang saat hidup. Siapa yang tidak mengenal mengenal wajah Ernesto Guevara? setelah kematiannya oleh tentara Bolivia di hutan belantara Amerika Selatan namanya tidak turut serta menjadi mati, justru kini orang dengan mudah melihat wajahnya terpampang di berbagai poster-poster atau kaus T-Shirt berwarna merah dengan tulisan yang jelas tertulis julukan populernya: "Che Guevara".

So just live my life, make the best I can of it, dont take my time for granted.
Never spend my time worrying and fearing, because this is just a total waste of my time.
Love many, laugh, learn, explore, share, travel, enjoy! and when my time finally comes, look back with a smile and know that I did my best to enjoy the time I have been given.
There is no answer to life or death, it is what it is, so just choose happiness and take every single day, moment, and second as it comes.

When its my time to go its my time to go. Dont freak out about it there is no point. Plus once I have left this place wouldnt it be intresting to see whats in the next, right guys?:)